Satu hari, Plato
bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Sang guru menjawab, “Ada
ladang gandum yang luas di depan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa mundur
kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang
kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta.”
~*~
Gurunya bertanya, “Mengapa
kamu tidak membawa satu pun ranting?”
Plato menjawab, “Aku
hanya boleh membawa satu saja dan saat berjalan tidak boleh berbalik. Sebenarnya
aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang
lebih menakjubkan lagi di depan sana. Jadi, tak kuambil ranting tersebut. Saat
aku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting
yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi. Jadi, tak kuambil
sebatang pun pada akhirnya.”
Gurunya kemudian
menjawab, “Jadi, ya itulah cinta.”
Disadur
dari Burhan Shodiq (2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar